Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA. Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Pemerintah Aceh resmi meminta penundaan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 November 2025 di Takengon, Aceh Tengah. Permintaan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh melalui surat resmi kepada Ketua PMI Pusat.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa penundaan tersebut diperlukan karena hingga saat ini Gubernur selaku Pelindung PMI Aceh belum pernah menerima laporan maupun koordinasi dari PMI Aceh maupun panitia pelaksana terkait penyelenggaraan Musprov.
Pemerintah Aceh menilai bahwa koordinasi menyeluruh sangat penting mengingat PMI merupakan mitra strategis pemerintah dalam bidang kemanusiaan. Menurut Juru Bicara, agenda-agenda besar dalam Musprov harus dipersiapkan dengan matang agar berjalan sesuai harapan dan mendukung misi kemanusiaan di Aceh.
“Gubernur memandang penting adanya koordinasi komprehensif demi agenda-agenda kemanusiaan ke depan, termasuk terkait pelaksanaan Musprov,” ujar Muhammad MTA.
Pemerintah Aceh berharap penundaan ini memberi ruang bagi panitia dan PMI Aceh untuk melakukan konsolidasi lebih baik sebelum Musprov kembali dijadwalkan. []







