Oleh: YAM Dato’ Kiam Radja Fekri Juliansyah
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Tokoh yang satu ini tidak hanya dikenali dalam sejarah Cirebon, Banten, Batavia, Demak namun juga dikenali di Nusantara sebagai Panglima yang tangguh bahkan pernah menjadi Laksamana di. Kesultanan Melaka menggantikan Ayah Mertuanya πππ π¨ππ’ππ£π πππ£π ππͺππ. Namanya dikenali sebagai πππ π¨ππ’ππ£π πππ€ππ πππ¨π¨ππ£.
Di negeri Melaka ini, Maulana Syeikh Syarif Fadhillah menikah dengan ππͺπ£ πππ§ππ πππ£π©π πππ π¨ππ’ππ£π πππ£π ππͺππ.
Dalam talian kekerabatan, Maulana Syarif Fadhillah atau terkadang ditulis dengan Sayyid Maulana Fadhillah atau Fadhillah Khan atau Fatahillah masih terbilang keponakan dari Maulana Syeikh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II) ππͺπ‘π©ππ£ πΎππ§πππ€π£ dan Syarif Abdul Fattah (Sultan Fattah/Raden Fatah) ππͺπ‘π©ππ£ πΏππ’ππ .
ππππ π©πππͺπ£ 1526 -1527 π, beliau memimpin pasukan Demak dan Cirebon untuk mengusir Portugis di Sunda Kelapa dan berhasil memenangkan pertempuran tersebut hingga kemudian beliau dikenali sebagai pendiri Kota Batavia/Jayakarta/Jakarta. (22 Juni 1527)
Saat di Cirebon, beliau menikah dengan Nyai Ratu Wulung binti Maulana Syeikh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
Nyai Ratu Wulung ini adalah Puteri Maulana Syeikh Syarif Hidayatullah dengan Nyai Tepasari.
Dari susur galur inilah menurunkan sampai ke Puyang Awak (Toean Syarif Nur Qpdim Al Baharuddin), πππ£πππ§π πΌπππ© πππ’ππ£ππ πππ£πππ π π πππ£πͺπ‘ππ¨.
Maulana Syeikh Syarif Fadhillah atau Fadhillah Khan atau Fatahillah atau Tubagus Pasai lahir di π½πΌπππΌ – πππ’πͺπππ§π πππ¨ππ pada tahun 1490 M dan wafat pada tahun 1570 M di Cirebon setelah dua tahun diangkat menjadi ππ . ππͺπ‘π©ππ£ πΎππ§πππ€π£ menggantikan mertuanya, Maulana Syeikh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II) yang wafat pada tahun 1568 M dalam usia 120 Tahun. Karrna memimpin Kesultanan Cirebon inilah beliau dikenali sebagai ππͺπ£ππ£ ππͺπ£πͺπ£π πΏπππ©π juga .







