Ia berharap, para pelatih yang berasal dari daerah bisa menyerap ilmu selama pelatihan dan bisa mempraktekkannya nanti saat kembali ke sasana masing-masing. “Dengan harapan, dengan ilmu tersebut dapat mendidik para atlet Wushu yang ada di daerah-daerah,” sebut Emila.
Sementara Ketua Pengrov Wushu Aceh Kennedy Husein memberi ucapan selamat kepada para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut. Dia berharap, para peserta belajar dengan tekun serta menyerap semua ilmu yang diajarkan mentor.
Dia menyatakan, sebenarnya pihaknya ingin menggelar pelatihan di luar Banda Aceh seperti di Takengon atau Aceh Selatan bahkan Langsa. Namun karena satu dan lain hal maka pelatihan digelar Banda Aceh. “Semoga pada kegiatan-kegiatan selanjutnya kita bisa menggelar di salah satu daerah tersebut,” kata Kennedi.
Sedangkan Ketua Umum KONI Aceh yang diwakili Wakil Ketua I H Teuku Rayuan Sukma ketika membuka pelatihan tersebut memberi apresiasi atas prestasi Wushu Aceh selama periode kepengurusan Kennedi Husein.
Dia menyebutkan, prestasi wushu Aceh dalam beberapa tahun terakhir cukup meningkat jika dilihat dari catatan perolehan medali baik di PON serta perolehan medali di Kejurnas serta event Internasional di Johor Malaysia baru-baru ini.
Dia berharap pada PON 2024 mendatang yang digelar di Aceh dan Sumut, Wushu bisa menunjukkan prestasi minimal mampu memperoleh tiga medali emas pada kegiatan empat tahunan itu. []







