Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Perjuangan Srikandi Aceh Besar Mewujudkan Mimpi

267
×

Perjuangan Srikandi Aceh Besar Mewujudkan Mimpi

Sebarkan artikel ini
IMG 20231006 WA0013

SBA melibatkan masyarakat dalam menjalankan program-program CSR, sehingga program-program yang dilahirkan sesuai kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran. Pelaksanaan program CSR ini dijalankan dengan melihat potensi keunggulan di masing-masing wilayah, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai mitra terpercaya, perusahaan terus berupaya tumbuh bersama masyarakat melalui lima pilar CSR yaitu: SBA Cerdas, SBA Sehat, SBA Mandiri, SBA Lestari dan SBA Peduli.

Nailus Sa’adah ketika mengecheck kondisi peralatan di lapangan. (Foto: Ist)

Dalam pilar SBA Cerdas, SBA memiliki beberapa program unggulan diantaranya beasiswa Semen Andalas dan program Enterprise-based Vocational Education (EVE). Beasiswa Semen Andalas ini terbuka bagi seluruh masyarakat Kecamatan Lhoknga dan kecamatan Leupung yang sedang menempuh pendidikan mulai dari tingkat SMP/sederajat, SMA/sederajat, santri, hingga perguruan tinggi. Sejak tahun 2012 – 2023, SBA telah memberikan beasiswa Semen Andalas kepada 4.500 pelajar dari berbagai tingkatan di Kecamatan Lhoknga dan kecamatan Leupung.

Sedangkan EVE merupakan program yang memberikan kesempatan kepada putra-putri Aceh besar khususnya warga Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung untuk mengenyam pendidikan setingkat D-III bidang teknik mesin dengan konsentrasi rekayasa industri semen yang dibiayai penuh oleh Perusahaan. Sejak tahun 2016 – 2023, SBA telah memberikan beasiswa EVE kepada 90 siswa-siswi terbaik dari Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung.

Nailus Sa’adah (23 tahun), salah satu alumni beasiswa EVE, menceritakan kisahnya selama mengeyam pendidikan EVE. Nailus merupakan penerima beasiswa EVE angkatan 14 tahun 2018. Nailus Sa’adah atau yang akrab dipanggil Nai sempat terancam tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya. Namun anak dari pasangan M. Ali Kasim dan Husniyah ini tak patah semangat, ia bertekad agar bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, karena Nai meyakini hanya dengan pendidikanlah tarah hidup keluarganya bisa naik tingkat.

Girl in a jacket