Ketua INI Pascasarjana Ar-Raniry, Qamaruzzaman Hagny mengatakan, alumni UIN Ar-Raniry sangat kompak, dirinya merasa bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar kampus biru itu.
“Hari ini kami dikukuhkan sebagai pengurus INI Pascasarjana Ar-Raniry, ini sesuatu yang luar biasa sekali, karena orang-orang yang berada di dalam forum ini merupakan orang-orang hebat, orang-orang terhormat semua,” ujar Qamaruzzaman Hagny, saat diminta moderator menyampaikan kata-kata sambutan.
Qamaruzzaman menambahkan, pihaknya selaku forum alumni akademika yang baru terbentuk akan senantiasa mengabdi dan berkontribusi kepada almamaternya.
“Kami siap untuk berkontribusi kepada almamater yang sama-sama kami cintai ini, apapun yang dibutuhkan kami siap menurut kemampuan yang kami miliki,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman mengatakan, alumni sebagai mitra perguruan tinggi kehadirannya dipandang sangat strategis.
Karenanya, Prof Mujiburrahman berharap agar pengurus INI Pascasarjana Ar-Raniry bisa bersinergi bersama kampus untuk bekerja kolektif dan inklusif dalam upaya memajukan dunia pendidikan di Aceh.
Prof Mujiburrahman menjelaskan, UIN Ar-Raniry pada akhir tahun 2023 telah meluncurkan Lembaga Islamic Trust Fund UIN Ar-Raniry yang merupakan lembaga zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ZISWAF)yang bernaung di bawah UIN Ar-Raniry. Sejauh ini lembaga tersebut telah berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 4 milyar lebih.
“kenapa dana ini kita kelola, logikanya sederhana, karena bagi siapapun mahasiswa yang masuk ke UIN Ar-Raniry, tidak boleh ada yang drop out gara-gara tidak sanggup bayar SPP, gara-gara tidak sanggup bayar kost, atau gara-gara tidak sanggup membiayai keperluan hidup selama berada di Banda Aceh. Lembaga ini hadir untuk membantu anak-anak mahasiswa bisa menyelesaikan kuliahnya,” ujar Prof Mujiburrahman.







