“Saya minta kepada para kepala dinas, untuk merasionalisasi anggaran SPPD dengan mengurangi berpergian keluar daerah, kita tuntaskan pekerjaan ini dengan anggaran Pemerintah Aceh, jangan terus mengharapkan dari pihak lain untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Kita harus melayani masyarakat dengan hati,” tegasnya.
Lebih lanjut Safrizal menyampaikan bahwa pihaknya akan mengutamakan anggaran untuk program-program untuk mensejahterakan masyarakat.
“Jika ada anggaran yang bisa dialihkan, maka akan kita alihkan untuk program bantuan kaki palsu ini. Kita akan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Pj Bupati Aceh Besar juga menyampaikan hal sama, Pemkab Aceh Besar juga mengucapkan terimakasih kepada Angkasa Pura II dan Yayasan Kick Andy dalam pemberian bantuan untuk masyarakat Aceh Besar.
“Ini program yang sangat luar biasa, Pemkab Aceh Besar sendiri tentu saja memiliki komitmen yang sama untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, selama ini, Pemkab Aceh Besar, melalui Dinsos juga kerap memberikan bantuan sosial untuk masyarakat, apalagi dalam pemberian bantuan kali ini ada 13 orang masyarakat Aceh Besar yang menerima manfaat,” kata iswanto.
Pjs Executive General Manager PT. Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Ade Yustian, menyampaikan bahwa kerjasama antara yayasan kick andy dan perusahaan ini telah terjalin selama 5 tahun.
“Setiap tahunnya, program bantuan kaki palsu ini secara konsisten dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.







