Tensi tinggi bahkan sudah terjadi sejak awal laga. Tuan rumah justru tertinggal lebih dulu. Tepat di menit ke-13, pemain Jabar Marvin, berhasil membobol gawang Aceh melalui tendangan keras dari luar kotak penalti.
Namun kesebelasan Aceh merespon cepat. Hanya berselang 2 menit, tepatnya di menit ke 15, Aceh berhasil membalas melalui Akmal. Akmal membobol gawang kesebelasan Jawa Barat dengan aksi ciamik.
Menggocek beberapa pemain bertahan lawan, Akmal mengakhiri aksinya dengan sebuah tendangan terukur yang mengoyak jala gawang Jabar. Skor pun berubah 1 – 1.
Tensi pertandingan masih cukup tinggi, namun tak ada lagi gol yang tercipta di sisa babak pertama. Hingga wasit meniup peluit panjang skor tetap sama kuat.
Saat jeda, Pj Gubernur Aceh gak lupa menyemangati para penonton. Sejumlah jersey Aceh dibagikan Gubernur dan Istri. Gemuruh sorak sorai penonton yang berebut mendapatkan baju pun menghema di sekitar tribun utama Stadion H Dimurthala.
Memasuki babak kedua, Aceh mencoba kembali membangun serangan, demi menambah pundi gol agar gengsi sebagai juara grup tercapai.
Melalui kerjasama apik para pemain, Aceh mampu menambah gol. Tepatnya di menit ke-61. Herdiansyah berhasil menggandakan keunggulan Aceh. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Jabar, Herdiansyah menceplos gawang Jabar hanya dengan sedikit sentuhan manis.
Gol yang dinanti tersebut pun membuat gemuruh Dimurthala. Pj Gubernur Aceh beserta Istri larut dalam euforia bersama ribuan penonton yang memadati Stadion H Dimurthala. Bersorak sorai merayakan gol Herdiansyah.







