Selain itu, kepada para perajin Safriati juga meminta agar memanfaatkan smart phone yang mereka miliki untuk menggali ilmu pengetahuan baru. Ia mengatakan, banyak inovasi pembuatan produk anyaman baik dari segi motif, warna, maupun bentuk yang dapat dipelajari lewat dunia digital.
Sementara itu, Pj Wali Kota Lhokseumawe, A Hanan, mengharapkan kehadiran tim Dekranasda Aceh untuk memberikan pembinaan dapat meningkatkan kualitas produk maupun kuantitas penjualan produk perajin anyaman pandan berduri di Gampong Jamboe Masjid.
Hanan menyebutkan, ada berbagai produk yang dihasilkan dari anyaman perajin setempat, seperti tikar, kotak tisu, sarung bantal hingga kotak parcel.
“Kita berharap anyaman tikar perajin Gampong Jamboe Masjid ini bisa masuk nominasi tingkat provinsi Aceh,” kata A Hanan.
Hanan mengatakan pihaknya akan terus mendukung dan memberikan pembinaan untuk para perajin.
“Kami mengapresiasi kehadiran Ketua Dekranasda provinsi ke Kota Lhokseumawe,” pungkas A Hanan. []







