“Kampus IPDN harus ada di Aceh Besar, ini tekad saya, saya sudah bertemu dengan kementerian terkait, termasuk kepada Menteri Dalam Negeri. Pemerintah Aceh siap mendukung, apalagi tanah sudah kita sediakan. Insya Allah, kita akan terus perjuangkan bersama,” ucap Gubernur.
“Atas nama pribadi dan selaku Kepala Pemerintahan Aceh, saya mengucapkan selamat kepada sahabat saya, sahabat seperjuangan saya Syeh Muharram selaku Bupati Aceh Besar dan Syukri A Jalil selaku Wakil Bupati Aceh Besar yang baru dilantik untuk masa jabatan 2025-2030,” kata Gubernur.
“Selamat bekerja, jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Gubernur Aceh.
Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Ukama Kharismatik Aceh
Dalam sambutannya, Gubernur juga menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas berpulangnya dua tokoh Ulama Kharismatik Aceh, yaitu Abu Usman bin Ali atau yang akrab disapa Abu Kuta Krueng dan Aba Asnawi atau yang akrab disapa Aba Budi Lamno.
“Innalillahi wa Innailaihi Raji’un. Saat ini masyarakat Aceh sedang berduka atas berpulangnya dua ulama kita, Abu Kuta Krueng dan Aba Budi Laamno. Mari kita persembahkan Ummul Qur’an Al-fatihah kepada Ulama kita, guru kita. Insya Allah surga menanti,” ajak Gubernur sembari memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah, dan diikuti oleh seluruh hadirin.
Syeh Muharram: di Aceh Besar tak Ada Oposisi, Semua Berkoalisi
Sebelumnya, Bupati Aceh Besar dalam sambutannya usai dilantik, menegaskan tekadnya untuk berkoalisi dengan seluruh anggota DPRK agar percepatan pembangunan di Aceh Besar bisa segera dilakukan.







