Fauzan menambahkan, upaya penyelesaian persoalaan tersebut dilakukan PLN dengan memangkas pohon-pohon yang rawan terkena tiang atau kabel listrik dan juga mencegah mobilitas hewan-hewan yang bisa menghambat lancarnya distribusi kelistrikan.
Selanjutnya, turut hadir pada Halo RRI edisi ini Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PT. PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Nurlana.
Ia menjelaskan PLN sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat. PLN sudah memanfaatkan beberapa channel pengaduan seperti sosial media dan PLN Mobile.
“Segala masukan-masukan akan kami pertimbangkan untuk pelayanan yang lebih baik. PLN akan terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,” imbuh Nurlana.
Pada bincang Halo RRI pagi ini, masyarakat Meulaboh menyampaikan banyak kabel yang sudah menjuntai rendah. Banyak juga kabel yang terhalang dahan pohon.
Menjawab persoalan ini, pihak PLN melalui Humas meminta partisipasi masyarakat untuk melaporkan kondisi rawan ini baik melalui PLN Mobile maupun unit pengaduan di Kantor Layanan PLN.
Sebagai penutup Ombudsman RI Perwakilan Aceh meminta PLN wilayah Barat Selatan untuk memastikan keandalan layanan kelistrikan selama bulan Ramadhan. Keandalan layanan juga termasuk memastikan layanan pengaduan tidak hanya melalui PLN Mobile.
Mengingat keterbatasan masyarakat terhadap akses internet di wilayah Barat Selatan, unit pengelolaan pengaduan manual di Kantor ULP PLN tetap diperlukan.
“Kami harap setiap keluhan masyarakat cepat direspon dan tidak ada pemadaman selama Ramadhan,” pungkas Muammar. []







