“InsyaAllah kalau kita saling mendukung kita bisa bangun Aceh yang lebih maju ,” kata Mualem.
Dalam kesempatan yang sama, Mualem juga meluncurkan Khazanah Piasan Nanggroe 2025 yang memuat 42 event kebudayaan dan pariwisata Aceh sepanjang 2025 di berbagai kabupaten/kota. Dimana Aceh Ramadhan Festival masuk salah satu diantaranya.
Lebih lanjut, Mualem mengajak semua pihak berkolaborasi dan saling menopang untuk menyukseskan seluruh event tersebut. Ia optimis Aceh lebih maju di masa yang akan datang.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, mengapresiasi Gubernur Aceh yang telah melaksanakan event Aceh Ramadhan Festival 2025. Menurutnya event itu bukan hanya sebagai tradisi, tapi juga simbol khazanah budaya yang dimiliki Aceh.
“Event ini bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah Aceh dengan Pemko Banda Aceh dan ini adalah ikhtiar bersama untuk mengenalkan Aceh sebagai wisata unggulan dengan kekayaan budaya dan keindahan alam,” kata Illiza.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal mengatakan, event tersebut merupakan kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Aceh, Pemko Banda Aceh, Bank Indonesia, Bank Aceh, Pertamina dan lembaga lainnya. Masing-masing lembaga itu memberikan kontribusi dalam menyemarakkan Aceh Ramadhan Festival.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa upaya memajukan sektor pariwisata di Aceh tidak bisa berjalan sendiri,” kata Almuniza.
Almuniza mengungkapkan angka kunjungan wisatawan ke Aceh pasca pandemi terus meningkat.
Sejumlah event besar yang pernah digelar di Aceh menjadi pendorong datangnya wisatawan dalam jumlah besar. Ia pun berharap Aceh Ramadhan Festival 2025 dapat jadi pedongkrak kunjungan wisatawan ke Aceh.







