Dengan adanya penyerahan dua pucuk senjata ini, jumlah senjata yang telah diserahkan oleh masyarakat kepada Kodam Iskandar Muda selama kepemimpinan Mayjen TNI Niko Fahrizal mencapai 22 pucuk dari berbagai jenis.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa program pembinaan teritorial yang dilakukan Pangdam IM berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban.
Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunikasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan lebih efektif dalam menjaga stabilitas keamanan dibandingkan dengan metode represif.
Program TMMD ke-123 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat, telah memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di Aceh. ***







