“Kami cukup kesulitan karena kualitas peserta sangat berimbang, khususnya 50 peserta terakhir. Namun setelah diskusi dan penilaian mendalam, kami yakin 30 orang yang terpilih adalah yang terbaik dari yang terbaik,” jelas Bakhtiar yang juga anggota DPRK Aceh Besar.
Senada itu, Plt Ketua PSAB, Mariadi ST MM, menyampaikan harapannya agar para pemain terpilih dapat menjaga performa dan kedisiplinan menuju PORA 2026 yang akan digelar di Aceh Jaya.
“Kami ingin mereka yang lolos seleksi benar-benar menjadi kebanggaan Aceh Besar. Mereka akan segera dihubungi melalui grup WhatsApp resmi dari panitia. Dan yang paling penting, jangan lupa shalat dan terus berdoa agar kita semua diberi kekuatan.
Kami tidak mungkin menanggung dosa kalian yang meninggalkan shalat,” tegasnya.
Manajer PSAB, Al Yunirun yang akrab disapa Wahyu, turut memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang telah mengikuti seleksi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut serta dalam proses seleksi ini. Baik yang lolos maupun tidak, tetaplah semangat. Bagi yang belum lolos, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi di tempat lain,” ucap Wahyu.
Sementara itu, pelatih PSAB Mukhlis Nakata menyoroti potensi besar yang dimiliki para pemain muda Aceh Besar dan berkomitmen membentuk tim yang solid.
“Kami melihat banyak potensi dari para pemain muda Aceh Besar. Tugas kami ke depan adalah membentuk mereka menjadi tim yang solid, disiplin, dan siap berlaga di PORA 2026. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang kita bersama,” tuturnya.(*)







