Melihat kondisi tersebut, setelah berkeliling ke beberapa titik rumah sakit plat merah itu, Taqwaddin langsung menghubungi direktur rumah sakit.
Direktur RSUD Aceh Besar, dr. Bunaiya Putra MKM yang kebetulan hari itu ada di tempat, langsung menjumpai Dr. Taqwaddin dan memberikan klarifikasinya.
“Inilah kondisi kita saat ini pak, pelayanan tetap kita berikan kepada masyarakat” kata Bunaiya kepada Taqwaddin.
“Kita akui bahwa pelayanannya kurang baik, kondisi yang semeraut. Ini karena keterbatasan gedung kita” jelasnya lagi.
Kemudian Bunaiya menjelaskan bahwa saat ini sedang dipersiapkan gedung pembangunan gedung baru yang representatif, namun belum dapat dipastikan kapan akan mulai dibangun dan selesai.
Taqwaddin menyampaikan, hasil sidak Ombudsman, nantinya akan dilakukan rapat koordinasi dengan para pihak untuk menindaklanjuti hal tersebut.
“Nanti kita akan duduk dengan pimpinan Pemerintah Aceh Besar dan DPRK guna menindaklanjuti hasil temuan ini, kita berharap agar segera dibangun rumah sakit yang memadai untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih representatif” harap Taqwaddin.
“Aceh Besar wilayah dan warganya sangat banyak, jadi harus ada rumah sakit yang mampu menampung masyarakatnya” pungkas Taqwaddin.(**)







