Relawan terdiri dari insan BSI, BSI Maslahat, serta mitra terkait yang telah memiliki pelatihan dasar kebencanaan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang.
Mereka akan terlibat dalam distribusi bantuan, dukungan logistik, layanan sosial, pendampingan masyarakat, hingga pemulihan operasional layanan perbankan di Aceh.
Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa kehadiran relawan BSI mencerminkan nilai amanah dan kepedulian yang dipegang perseroan.
“BSI tidak hanya hadir melalui layanan perbankan, tetapi juga lewat aksi nyata kemanusiaan. Pengiriman relawan ini diharapkan mempercepat pemulihan dan meringankan beban masyarakat Aceh pascabencana,” ujarnya.
Selain relawan, BSI juga menyalurkan bantuan kemanusiaan sesuai kebutuhan lapangan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, aparat setempat, dan lembaga terkait agar penyaluran tepat sasaran.
Hingga 19 Desember 2025, BSI dan BSI Maslahat telah menyalurkan sekitar 125 ton bantuan logistik ke tiga provinsi terdampak – Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat – meliputi sembako, makanan siap saji, obat-obatan, hygiene kit, alat komunikasi (Starlink dan telepon satelit), pakaian, serta suplai air bersih.
BSI turut mendirikan dapur umum, posko trauma healing, dan posko kesehatan. Sedikitnya 3.000 paket nasi box disalurkan untuk masyarakat di Langsa dan Aceh Tamiang, serta pengiriman 20 tangki air bersih dari Medan ke Aceh Tamiang.
Layanan trauma healing, khususnya bagi anak-anak, dilakukan melalui pendampingan tenaga ahli dengan aktivitas pemulihan yang edukatif dan menyenangkan.







