Sejalan dengan tema yang diangkat pada peringatan tahun ini, yakni “Meningkatkan Iman, Takwa dan Profesionalisme Guna Menguatkan Soliditas dalam Mendukung Transformasi Polri untuk Masyarakat,” Kapolda Aceh menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
Menurutnya, sebagai insan Bhayangkara, anggota Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum secara adil dan bermartabat. Oleh karena itu, nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga implementasi Polri Presisi dapat tercermin melalui sikap profesional, transparan, humanis, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda Aceh juga mengajak seluruh jajaran Polda Aceh untuk memanfaatkan momentum Nuzulul Qur’an sebagai sarana introspeksi diri serta meningkatkan kualitas ibadah.
“Dengan semakin memahami dan mengamalkan Al-Qur’an, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan profesional dalam menjalankan tugas serta semakin dekat dengan Allah SWT,” demikian amanat Kapolda Aceh yang dibacakan Wakapolda.
Sebagai puncak acara, para peserta mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh Walidy Bustamam Usman yang memberikan tausiah tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bingkisan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah oleh Wakapolda Aceh bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh kepada perwakilan Satker Polda Aceh, perwakilan Pers, Warakawuri, Purnawirawan dan perwakilan PHL Polda Aceh. []







