Jejaring dan kerja sama antarkampus juga akan diperkuat, baik dalam lingkup regional, nasional maupun internasional.
Adapun tugas, fungsi, dan program kerja forum secara lebih rinci akan dirumuskan setelah struktur kepengurusan terbentuk dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) disusun.
Teuku Abdurahman: Satukan PTS, Hadirkan Langkah Nyata
Ketua Umum terpilih, Dr. Teuku Abdurahman, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat untuk memperkuat kebersamaan seluruh PTS di Aceh.
“Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Harapan kita, seluruh Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dapat segera bersatu dalam satu wadah yang kuat, solid, dan produktif,” ujar Teuku Abdurahman.
Menurutnya, forum tersebut tidak dibentuk untuk menggantikan peran ataupun kewenangan organisasi dan lembaga yang telah ada. Sebaliknya, forum diharapkan menjadi ruang bersama bagi pimpinan PTS untuk membangun komunikasi, menyatukan gagasan, serta memperjuangkan kepentingan pendidikan tinggi di Aceh secara konstruktif.
Dalam waktu dekat, Teuku Abdurahman akan memprioritaskan penyusunan struktur kepengurusan Forum Rektor dan Pimpinan PTS Se-Aceh. Selain itu, pihaknya akan memastikan legalitas atau payung hukum organisasi, menyelesaikan AD/ART, serta menyiapkan berbagai perangkat organisasi lainnya.
“Kita ingin forum ini tidak berhenti pada pembentukan organisasi semata. Forum ini harus mampu melahirkan gagasan, kerja sama, dan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Aceh,” tegasnya.







