Penugasan ini diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Aceh, dan seluruh elemen masyarakat.
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan sinergi lintas sektor untuk menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif, sekaligus memastikan program pembangunan berjalan optimal.
“Pemerintah Aceh menyambut baik kehadiran Brigjen TNI Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat, terutama dalam menjaga keamanan dan kedamaian Aceh, mendukung percepatan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujar Dek Fadh.
Brigjen TNI Mahesa Fitriadi merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1995. Ia lahir di Kota Bakti, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973. Dalam perjalanan kariernya, Mahesa Fitriadi menempuh beragam pendidikan militer dan akademik, di antaranya pendidikan staf dan komando di Tiongkok pada 2012, Sesko TNI pada 2019, serta pendidikan sarjana Administrasi Publik dan magister Manajemen.
Mahesa Fitriadi resmi menjabat Pangdam Iskandar Muda setelah mengikuti upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Ia menggantikan Mayjen TNI Joko Hadi Susilo yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi Sahli Tingkat III Manajemen Bidang Sistem Pertahanan Negara Kasad.






