Kepada semua yang dilantik, Nova berpesan untuk menjaga loyalitas, integritas dan disiplin. Mereka semua dituntut untuk dapat berperan merajut kebersamaan dan memperkuat solidaritas internal di instansi yang dipimpin.
“Perkuat komunikasi dan koordinasi dengan mitra sukses, seperti DPRA, media massa, dan LSM, untuk keberlangsungan roda organisasi lebih baik lagi,” kata Nova.
Selain itu, inovasi-inovasi baru harus senantiasa dilakukan dan tetap berani melakukan sesuatu yang berbeda dan memiliki nilai lebih sehingga masyarakat akan mengenang dengan bangga karya pemerintah dalam membangun daerah.
Gubernur Nova juga mengingatkan kepada semuanya agar senantiasa memastikan penerapan BEREH (Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau) di instansi yang dipimpin. Program donor darah yang selama ini terbukti sangat membantu masyarakat, juga diminta untuk terus dilanjutkan dan ditingkatkan.
Selain itu, para pejabat ini harus menjadi panutan di mana semua orang tetap boleh berhenti untuk terus mengampanyekan gerakan 3 M, baik itu di lingkungan kerja, maupun lingkungan tempat tinggal dan sekitar.

“Protokol Kesehatan harus dijalankan dengan ketat, namun
pada saat bersamaan, kerja dan pelayanan kepada masyarakat tetap harus maksimal dan yang utama,” kata Nova.
Seleksi terbuka jabatan eselon II di
lingkungan Pemerintah Aceh ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Antara lain Rekomendasi Komisi ASN Nomor B-420/KASN/01/2021, dan juga Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020. Aturan lain adalah Surat Edaran Menpan RB Nomor 52 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi
Pemerintah dalam Kondisi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).







