Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Atas Pemberitaan Tudingan Pungli Di Lembaga KUA, Ketua Tuha Peut dan Masyarakat Desa Ujung Lamie Panggil Tgk Basyahriyah

87
×

Atas Pemberitaan Tudingan Pungli Di Lembaga KUA, Ketua Tuha Peut dan Masyarakat Desa Ujung Lamie Panggil Tgk Basyahriyah

Sebarkan artikel ini
IMG 20210710 135736

Lebih lanjut, didepanTgk Basyariyah, Dedy Supriady menanyakan langsung kepada para peserta Isbat Nikah, apa benar panitia ada meminta uang untuk keperluan Isbat Nikah sebesar Rp800 ribu ? tanya Dedy.

Sementara, peserta Isbat Nikah, mengatakan bahwa panitia tidak pernah meminta uang sebesar Rp800.000,-

“Panitia hanya menyarankan kepada kami kalau sepakat para peserta sediakan uang dari hasil kesepakatan untuk keperluan isbat nikah Rp.420,000,-,” tutur salah-seorang peserta, sembari menjawab uang tersebut dikumpulkan atas kesepakatan para peserta Isbat digunakan untuk persiapan membeli makanan.

“Kegiatan isbat nikah sampai sore, maka uang itu kami gunakan untuk membeli makanan dan itupun hasil kesepakatan kami para peserta Isbat Nikah,” kata para peserta Isbat Nikah didepan Tgk Basyariyah.

“Bapak dengar sendiri jawaban mereka, itu hasil kesepakatan mereka sendiri,” timpal Dedy Supriady.

Kemudian, setelah alot berjam jam akhirnya, Tgk Basyariyah mengucapkan permohonan maaf kepada Ketua KUA dan kepada ketua Tuha Peut serta anggota, juga permintaan maaf kepada seluruh para peserta Isbat nikah atas keteledorannya dalam berbicara di warung kopi.

Perdamaian diakhiri dengan jabatan tangan dan tangisan, dimana Ketua KUA Dedy Supriady berharap semoga kejadian ini yang pertama dan yang terakhir setelah itu jangan ada lagi.

“Karena saya hadir untuk masyarakat Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur, dan diharap kepada wartawan semestinya melakukan konfirmasi ulang ke pihak KUA dan kita sangat terbuka untuk siapa aja,” pungkasnya.
[Ainon/Ds]

Girl in a jacket