Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Gubernur: Pemerintah Dan Rakyat Aceh Berterima Kasih Atas Kontribusi Waled Marhaban Selama Ini

145
×

Gubernur: Pemerintah Dan Rakyat Aceh Berterima Kasih Atas Kontribusi Waled Marhaban Selama Ini

Sebarkan artikel ini
IMG 20210827 WA0008

Pada kesempatan itu, Zahrol mengungkapkan agar para santri dayah Aceh dapat mengikuti teladan yang telah dicontohkan oleh Waled Marhaban. Beliau sangat baik berkomunikasi dengan berbagai kalangan dan sangat terkenal dalam membina hubungan silaturrahmi. Sudah banyak kiprah Waled dalam aktivitas sosial kemasyarakatan. Yang paling berkesan Waled merupakan salah seorang ulama yang merintis jalan menuju Damai Aceh, sempat beberapa kali bertemu dengan Presiden RI saat itu, Abdurrahman Wahid (Gusdur).

“Khusus kepada santri dayah Raudhatul Muna, selepas kepergian waled agar tetap semangat dalam beut seumeubeut, sehingga nanti para santri dapat meneruskan cita-cita Waled dalam memajukan Aceh di bidang Pendidikan Dayah,” harap mantan Kepala Biro Isra Setda Aceh ini.

Tgk Aji Mubarak yang merupakan anak tertua dari Waled Marhaban yang menerima kedatangan kami menyampaikan terimakasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Gubernur dan Pemerintah Aceh selama ini, kami sangat mengapresiasi. Terhadap sumbangsih atas saran-saran dan nasehat Waled terhadap Pemerintah Aceh biarlah itu menjadi ladang amal bagi Waled, pungkasnya.

Waled Marhaban merupakan Alumni Dayah Darussalam Labuhan Haji Aceh Selatan dan Dayah MUDI Mesra Samalanga Bireuen, di MUDI Waled mengabdi selama 17 tahun. Semasa mondok di Dayah MUDI, sehari-hari Waled sering mendampingi Allahyarham Abon Aziz Samalanga, Pimpinan Dayah MUDI saat itu. Selepas kepergian Abon, Waled Marhaban kemudian pulang kampung dan mendirikan Dayah yang diberi nama Raudhatul Muna yang terletak di Gampong Ujong Pulo, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan. Waled memimpin dayah Raudhatul Muna hingga beliau tutup usia pada 24 Agustus 2021 yang lalu.

Girl in a jacket