Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Kemenag Subulussalam Usul Pesantren Pendidikan Diniyah Formal ke Kemenag RI

197
×

Kemenag Subulussalam Usul Pesantren Pendidikan Diniyah Formal ke Kemenag RI

Sebarkan artikel ini
IMG 20211213 WA0045

“Kehadiran Dayah PDF penting untuk menjawab tantangan umat ke depan, terutama Kota Subulussalam yang langsung berbatasan dengan Sumatera Utara, dalam hal penguatan syariah dan aqidah. Dayah ini juga konsisten dengan salafiyahnya, dimana proses pembelajaran masih menganut pola tradisional dengan kitab kuning sebagai bahan ajar dan referensiny,” ujar Juniazi meyakinkan.

Prof. Samsun Ni’am dan Ahmad Khanali, dalam kesempatan itu, dihadapan pimpinan dayah santri, dan para undangan, menjelaskan tugas Tim Visitasi, untuk memastikan dan menguji secara langsung proposal yang dikirim ke Dirjen Pendis Kemenag RI.

“Kami sudah haqqul yakin akan kebenaran proposal yang dikirim kepada kami, tinggal lagi hari ini kami ingin melihat langsung, supaya kami ainul yakin. Dan insyaallah, sekembali kami ke Jakarta, mudah mudahan, Dayah Subulurrahmah ini, segera ditetapkan oleh Pak Mentri jadi Dayah PDF,” ujar Prof, yang disambut gemuruh amin, seluruh jamaah yang hadir saat itu.

PDF adalah pendidikan berbasis pesantren atau dayah, yang selenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang. Dayah Subulurrahmah mengusulkan jenjang Wustha (tsanwiyah) dan Ulya (aliyah).

Disamping itu, kurikulum PDF, terdiri dari kurikulum pesantren yang disusun berbasis kitab kuning.

Informasi, sebagaimana disampaikan Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Maiyusri, saat ini di Indonesia telah ada 119 PDF dan di Aceh baru satu Dayah PDF, yaitu di Matangkuli Aceh Utara. Tahun ini Aceh mengusulkan lima buah dayah untuk dijadikan PDF, dan salah satunya Dayah Subulurrahmah Kota Subulussalam.

Girl in a jacket