PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe Launching Buku Saku Siswa.

0
51

Lhokseumawe, Acehinspirasi, PIMDA 138 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Lhokseumawe meresmikan program buku Saku keilmuan ragawi untuk siswa. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keilmuan ragawi tapak suci bagi siswa di lhokseumawe dan Aceh Utara. Banda sakti, Selasa, (02/03/2021).

Buku Saku ini dibuat untuk 5 tingkatan, yakni siswa dasar (SD), siswa satu, siswa dua, siswa tiga dan siswa empat. sebagai salah satu integrasi pelatih cabang TSPM dan kader dalam mendidik keilmuan ragawi kepada siswa – siswa mereka agar lebih terarah dalam membina semua siswa di cabang TSPM sesuai dengan kurikulum keilmuan Tapak Suci Nasional.

Peluncuran Buku Saku ini dihadiri tokoh penting Ketua Umum PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe,
Ustad Zainuddin Amir, S.Ag., P.Ma,
Ketua Dewan Pelatih Junadi, K.Ua, Sekretaris Umum Wydo Wahyudi Siregar, SHI., M.Pd., K.Mdy serta Ketua Departemen kepelatihan Doni Nardi, K.Ua.

Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) ini di lakukan di ruang serba guna SD N 1 Lhokseumawe, dengan Ketua Departemen Pembinaan Organisasi dan Kader Muhammad Rajib, C.Ht., K.Ds. selaku pendistribusi buku saku ke cabang TSPM yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Dalam arahannya, Ketua Umum PIMDA 138 Tapak Suci Kota Lhokseumawe Ustad Zainuddin Amir, S.Ag., P.Ma menyebutkan bahwa buku saku ini nantinya memiliki peran strategis sebagai pelaksana implementasi keilmuan ragawi dalam pelaksanaan UKT siswa nantinya.

Sambungnya, ia berharap dengan “diterbitkan buku saku siswa ini siswa dapat terstimulasi untuk mengolah akalnya, menggugah prakarsanya dan menciptakan kiat-kiat dalam mengimplementasi jurus jurus ragawi sesuai dengan tingkatan dan kurikulum Tapak Suci nasional.”

Ilmu beladiri Tapak Suci adalah ilmu untuk kesejahteraan dunia dan akhirat yang berdasarkan prinsip – prinsip bela diri yaitu membela diri sendiri, dan bila mampu juga dapat membela orang lain, pungkasnya.

Ketua Departemen Pembinaan Organisasi dan Kader Muhammad Rajib, C.Ht., K.Ds mengatakan kepada awak media Mataaceh. com. bahwa dengan diterbitkannya buku saku ini siswa dapat lebih mudah mempelajari keilmuan ragawi tapak suci. Ilmu beladiri tapak suci mempunyai ciri khas tersendiri, Pencak Silat ini murni tradisional, karena menghimpun berbagai ilmu pencak silat, dan mengungkapkan ilmu-ilmu tersebut.

Ilmu beladiri Tapak Suci termasuk aliran Rasional, yang memanfaatkan kemampuan akal, dengan memfungsikan kegunaan fisik beserta perangkatnya yang ada dalam tubuh manusia. sehingga dapat berfungsi secara tepat antara organ yang ada kaitannya satu dengan lainnya, ujarnya.

Muhammad Rajib, C.Ht., K.Ds. menjelaskan buku saku ini merupakan program skala prioritas untuk dilaksanakan sebagai alat ukur kunci dalam penilai keilmuan ragawi siswa sesuai dengan tingkat keilmuan bela diri siswa. Tutupnya.()