Fahd Arafiq “Murka” di Pidie Jaya, Pelantikan Pengurus Bapera Zona 2 Tidak Dihadiri Pimpinan Daerah

0
1635

Pidie Jaya, Acehinspirasi. com l Pelantikan Pengurus DPD Bapera Zona 2 Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Kabupaten Bireun di laksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (01/4/2021).

Hadir saat pelantikan tersebut Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Fahd El Fouz Arafiq, Sekjen DPP Bapera, Ketua DPD Bapera Aceh Faisal Amsco, Ketua Harian Bapera Aceh Zikrullah Ibna beserta Pengurus DPD Bapera Aceh.

Diketahui, Fahd El Fouz Arafiq Selain sebagai Politisi juga berprofesi sebagai pengusaha dan entertain, Anak penyanyi kondang dari pedangdut Arafiq.

Setelah melantik Pengurus Bapera Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireun dalam pidatonya Fahd El Fouz Arafiq “Murka” melihat ketidakhadiran Pimpinan Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Fadh kesal dan merasa tidak dihargai oleh Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya.

“Saya jauh-jauh datang dari Jakarta ke Pidie Jaya, malah Pimpinan Daerah tidak hadir saat Pelantikan Pengurus DPD Bapera Zona 2,” Kata Fahd El Fouz Arafiq.

Menurut Fahd, Bapera hadir untuk mendukung pemerintah, baik ditingkat pusat maupun daerah, kata dia, tapi nyatanya di Kabupaten Pidie Jaya kita undang Pimpinpan Daerah tidak mau datang, ini kan aneh, tegas Fahd.

Saya pastikan tidak ada demo-demo melawan Pemerintah dari Bapera, baik itu ditingkat Nasional maupun di Daerah, tapi untuk Kabupaten Pidie Jaya saya kembalikan ke pengurus DPD, kalian mau dukung atau tidak, itu saya kembalikan kepada kalian, toh mereka mau kita dukung tapi kita undang gak datang, ungkap Fadh.

Dikatakan Fadh, Saya merasa sangat dihargai di Kabupaten Pidie, saya datang disambut dengan baik oleh Pimpinan Daerah Kabupaten Pidie, Saya Bangga dengan Ketua Bapera Pidie.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan pengurus DPD BAPERA Pidie, Pidie Jaya dan Bireun di Aula Bapeda Pidie Jaya, Kamis (01/4/2021). Fadh El Fouz Arafiq mengatakan, “Saya masuk no 16 anak muda paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes, dan itu fenomenal di usia saya yang baru menginjak 32 tahun saat itu” tapi nyatanya di Pidie Jaya ini saya tidak dihargai oleh pimpinan Daerah, Kata dia. (*)