Plt.Kadis Koperasi Ingatkan Jangan Percaya Pada Calo Dalam Mengajukan Permohonan UMKM

0
98

Kutacane, Acehinpirasi. com | Plt.Kadis Koperasi UKM, Zulfan Harijadi mengingatkan, kepada masyarakat Aceh Tenggara sebagai pemohonan dana BLT Usaha Kecil Mikro dan Menengah di Aceh Tenggara, agar jangan percaya terhadap calo yang mengaku mampu mengurus bantuan UMKM tersebut.

Sejak awal kita telah mengingatkan, kepada masyarak Aceh Tenggara, yang mau mengajukan permohonan bantuan BLT UMKM tersebut, jangan percaya jika ada calo yang mengaku mampu mengurus pemohon dan akan mendapat bantuan dana BLT UMKM 2021, kata Zulfan Harijadi, yang didampingi Kabid Penilaian Kesehatan USK/KSP Dinas Koperasi Agara, Khairil Anwar Senin (05/04) di ruang kerjanya

Lanjut Zulfan, sepanjang permohonan itu memenuhi persyaratan, silahkan permohonan itu disampaikan pada petugas di Dinas Koperasi dan UKM Aceh Tenggara, karena memang begitu lah jalur yang benar,”ujar ia.

Kendati pendaftaran permohonan dana BLT UMKM 2021 baru dibuka, Selasa (06/04), namun Zulfan Harijadi, yang juga Kabag Keprotokolan Sekdakab Agara tersebut, mengaku telah banyak menerima informasi, beberapa minggu sebelum pendaftaran permohonan dana UMKM dibuka, sudah banyak Calo-calo gentangan yang mengatasnamakan Dinas Koperasi UKM, padahal praktek percaloan tersebut telah diwanti-wanti dan diantisipasi oleh pihak Dinas Koperasi Aceh Tenggra. ujar ia.

Zulfan dan Khairil, meminta kepada Wartawan dan LSM sebagai Mitra, agar ikut membantu program bantuan langsung tunai dana UMKM tanun 2021 ini, untuk tahun ini masyarak menerima bantuan BLT UMKM sebesr Rp.1,2 juta yang sebelumnya masyarakat menerima sebesar Rp. 2,4 juta tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Agar program Bantuan Langsung Tunai UMKM berjalan sesuai harapan, disamping KTP dan KK, pemohon wajib melampirkan Surat Keterangan dari Kepala desa yang bersangkutan, terkait usulan usaha yang dana bantuannya diajukan pada pihak Dinas Koperasi dan UKM Aceh Tennggara.

Diakhir keterangannya, Zulfan Hari jadi, dan Khairil menyampaikan, untuk pemerataan bagi pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah, sebaiknya bantuan yang diajukan tersebut, diutamakan bagi meraka yang belum pernah mendapat bantuan dana UMKM, bagi yang sudah menerima bantuan tersebut di tahun 2020 lalu, sebaiknya bersabar dan menahan diri.(yusuf)