Kabag Umum Setdakab Aceh Tenggara Tidak Mengetahui Harga Dan Luas Tanah Perluasan Puskesmas Lawe Alas

0
109

Kutacane. Acehinspirasi. com l Pengadaan tanah di Setdakab Aceh Tenggara tahun anggaran 2021 diduga senilai miliyaran rupiah setatusnya di pertanyakan, karena ada indikasi dugaan Kong kalikong harga antara pihak Setdakab dengan pemilik tanah tersebut.

Pasalnya ketika Kabag Umum Setdakab. Aceh Tenggara Syaiful Rachman. ST, saat di konfirmasi diruang kerjanya, senin (14/06/21) kepada sejumlah wartawan dan LSM, mengatakan ia lupa berapa luas lahan dan harga yang telah diganti rugi oleh Setdakab Aceh Tenggara, pengadaan tanah yang peruntukannya untuk perluasan Puskesmas Lawe Alas yang berada di Kecamatan Lawe Alas.

Syaiful Rachman. ST, meminta kepada awak media dan LSM untuk datang kembali setelah jam istirahat, karena data belum ia pegang.

Namun saat awak media dan LSM datang kembali ke kantornya, Kabag Umum tidak berada ditempat, kuat dugaan kabag umum menghindar, tidak mau memberikan informasi dan keterangan terhadap awak media dan LSM terkait luas dan harga Tanah itu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Aceh Governance Watch (AGW) Mukhlis Arsyad, kepada Acehinspirasi.com Rabu (16/6/21) mengatakan ini sungguh aneh, seorang Kabag yang membidangi pengadaan tanah tidak mengetahui informasi tentang luas dan harga pengadaan tanah untuk perluasan Puskesmas Kecamatan Lawe Alas.

Melihat ketidak tranfarannya Kabag Umum dalam memberikan informasi, patut di duga dalam pengadaan tanah tersebut ada hal-hal yang tidak sesuai, karena menurut informasi bahwa pemilik tanah tersebut adalah seorang pejabat teras di Pemda Aceh Tenggara.

Informasi yang di dapatkan Ketua LSM Aceh Governance Watch (AGW) Mukhlis Arsyad, pengadaan tanah untuk peluasan puskesmas lawe alas itu, “sudah di bayar lunas, padahal masih ada pengadaan tanah di tahun sebelum yang sampai saat ini belum di bayar oleh pihak Setdakab kepada pemilik tanah dan tanah itu sudah di bangun puskesdes dengan anggaran ratusan juta rupiah oleh pemda setempat, ujar muklis

Sampai berita ini diterbitkan Kabag Umum Setdakab Aceh Tenggara Syaiful Rachman. ST, belum bisa memberi kan keterangan, terkait luas dan harga tanah tersebut. (Yusuf)