Bupati Raidin Pinim Pimpin Apel Pengaman Guantibmas 4 Desember

0
111

Kutacane, Aceh I Acehinspirasi.com, Bupati Aceh Tenggara H. Raidin Pinim, mepimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan gangguan kamtibmas pada 4 Desember 2021,di halaman Kantor Mapolres setempat, Kamis (2/12) .

Dalam amanatnya di depan Ketua DPRK, Deni Febrian Roza, Kapolres AKBP Bramanti Agus Suyono, Dandim Letkol,Kepala BPBD,Nazmi Desky Kadishub,Zahrul Akmal, pihak Dinas Kesehatan dan Satpol PP, Bupati menyampaikan, pelaksanaan apel kesiapan dalam rangka pengamanan emas di Bulan Desember tahun 2021 , tujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya dalam mendukung pelaksanaan pengamanan dan antisipasi gangguan Kamtibmas di Bulan Desember tahun 2021.

Apel kesiapan personil ini juga, dilaksanakan disuruh jajaran Polda Aceh, sebagai salah satu bentuk kesiapan TNI dan Polri untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat Agara, maupun masyarakat kabupaten yang lainnya yang hendak berkunjung maupun berwisata di Kutacane Aceh Tenggara.

Sebagaimana kita ketahui bersama ,dalam bulan Desember ini ada 4 agenda penting kalender Kamtibmas Polda Aceh yang diperingati setiap tahunnya yaitu, operasi Justisi 4 Desember 2021, perayaan natal umat Nasrani 25 Desember 2021, dimana rangkaiannya akan berlangsung mulai tanggal 11 Desember 2021,ditambah peringatan kemudian 17 tahun Tsunami Aceh dan perayaan tahun baru 2022.

Lebih lanjut disampaikan Bupati Raidin Pinim, seluruh elemen masyarakat juga diharapkan bersama-sama untuk menjaga kedamaian dan perdamaian yang sudah tercipta di kabupaten Aceh Tenggara, “saya himbau jangan mudah terprovokasi, laksanakan tugas dan tanggung jawab yang sudah diberikan kepada personil dengan ikhlas dan melaporkan setiap perkembangannya secara berjenjang kepada pimpinan,”ujar Bupati mengingatkan.

Selain itu, terus melakukan komunikasi koordinasi dan kedepankan sinergitas dengan instansi terkait dan segenap elemen masyarakat dalam rangka keberhasilan pengamanan ini, terakhir tidak perlu melakukan peliputan maupun dokumentasi dan dan penguploadan kegiatan kontraproduktif yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan tutup Bupati. (fandi)