Petugas taksir emas di Konter Layanan Gadai Emas Bank Syariah Indonesia sedang menaksir emas dan menjelaskan gadai emas menjadi salah satu solusi kebutuhan dana cepat yang aman tanpa harus menjual aset emas yang dimiliki nasabah. Foto: Humas BSI
Jakarta, Acehinspirasi.com l Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan kebutuhan dana tunai cepat yang aman dan mudah diakses.
Sejalan dengan kondisi tersebut, layanan gadai emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan. Dalam enam bulan terakhir, outstanding gadai emas BSI mencapai Rp13 triliun atau meningkat 100% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan aset emas sebagai sumber likuiditas tanpa harus menjual kepemilikan emas yang dimiliki.
Mayoritas nasabah gadai emas BSI khususnya ibu rumah tangga, yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan termasuk biaya pendidikan anak.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap gadai emas menjadi bukti bahwa emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi dan lindung nilai, tetapi juga sebagai alternatif solusi keuangan terhadap kebutuhan dana Dengan Keunggulan Prosesnya yang Mudah & Cepat, Taksiran Emas yang tinggi serta Biaya yang lebih Murah, serta layanan digital melalui aplikasi BYOND yang dapat diakses berupa Reservasi, Simulasi, Serta Perpanjang Gadai Emas.







