Pasalnya, tenda yang telah dipasang pedagang pada pukul 15 wib, akhirnya berterbangan diseret angin kencang, demikian juga dengan meja dan kursi sedikitnya 20 orang pedagang yang biasanya memajang dagangan makanan dan minuman mereka, sejak pukul 16 wib sampai pukul 23 wib tersebut.
“Hari ini hari apes bagi pedagang jajanan di Taman Kota Kutacane, jangankan untung dan balik modal, semua barang dagangan yang kami pajang paska azan Ashar tersebut, rusak dan berserakan di lantai karena diterjang angin kencang puting beliung,”ujar salah seorang pedagang di Taman kota Kutacane.
Kalaksa BPBD Aceh Tenggara, Nazmi Desky, hingga berita ini diturunkan, belum berhasil dimintai tanggapannya terutama tentang wilayah yang terdampak angin kencang puting beliung dan jumlah rumah warga serta fasilitas umum yang rusak, akibat diterjang puting beliung, Kamis (6/1) di kecamatan Lawe Bulan dan Kecamatan Babussalam serta kecamatan lainnya.
Namun berdasarkan data sementara dari Pusdalops PB BPBD Agara yang diperoleh melalui Rizky Pratama, Angin putting beliung yang terjadi Kamis Sore di kecamatan Deleng Pokhkisen dan Lawe Bulan, juga menyebabkan 6 unit rumah di Kute.
Tenembak Langlang rusak berat dan rusak sedang, 20 unit rumah warga di Kute Bacang Racun kecamatan Lawe Bulan rusaks edang ditambah 3 fasilitas umum berupa sekolah dasar dan 2 gereja rusak sedang serta 3 rumah warga Kute Lawe Sagu Hulu rusak sedang.(Fandi Ahmad)








