Ketua PWI Aceh mengawali materinya dengan penjelasan sekilas tentang fungsi pers yang di dalamnya termasuk pendidikan untuk meningkatkan wawasan dalam mencerdaskan bangsa.
“Salah satu fungsi pers adalah memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk edukasi dalam hal ketertiban berlalulintas demi keselamatan di jalan. Insya Allah PWI Aceh siap berkolaborasi dengan Ditlantas Polda Aceh dan jajarannya,” kata Nasir didampingi Wakil Ketua I PWI Aceh, Azwani Awi dan Wakil Ketua SIWO PWI Aceh, Jufrizal.
Dalam salah satu bagian materinya, Nasir menyampaikan apresiasi kepada Kasat Lantas di jajaran Ditlantas Polda Aceh yang selama ini telah terjalin hubungan baik dengan wartawan di lapangan.
“Namun menurut laporan yang kami terima masih ada Kasat Lantas yang terkesan takut-takut memberikan informasi kepada wartawan yang mengonfirmasikan jika terjadi kasus lakalantas,” ujar Ketua PWI Aceh sambil berharap agar kawan-kawan dari kepolisian termasuk Kasat Lantas di polres-polres tak perlu takut memberikan keterangan yang ingin diketahui publik terkait kasus lakalantas.
“Kalau memang sedang dalam proses pengusutan, katakan saja pihak polisi sedang menyelidiki. Kita berharap dengan adanya penjelasan resmi dari pihak kepolisian bisa menghindari kesimpangsiuran informasi apalagi sampai memunculkan berita hoaks,” tandas Nasir Nurdin.
Tentang masih adanya Kasat Lantas yang terkesan takut-takut memberikan keterangan kepada wartawan juga dibenarkan Dirlantas Polda Aceh, Kombes Dicky. “Saya selalu ingatkan mereka (Kasat Lantas) tak perlu takut memberikan keterangan. Kalau memang sedang proses penyelidikan katakan saja sedang proses. Jangan sampai gara-gara Kasat Lantas nggak beri keterangan, wartawan menyerbu saya. Padahal saya Dirlantas, bukan humas,” ujar Kombes Dicky yang juga mantan Kabid Humas Polda Sulsel tersebut sambil tertawa. []
Ditlantas Polda Aceh Gelar Rapat Kerja Teknis, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin Sebagai Narasumber
redaksi3 min baca







