Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

OrangHutan Squad Mewakili Aceh Tampil di Acara Puncak AKI 2022

95
×

OrangHutan Squad Mewakili Aceh Tampil di Acara Puncak AKI 2022

Sebarkan artikel ini
IMG 20220928 WA0053

OrangHutan Squad terbentuk pada tanggal 5 Mei 2015, dengan berkomitmen untuk menjaga adat, budaya dan bahasa Aceh melalui musik.

Nuansa budaya Aceh selalu disuguhkan dalam setiap karyanya, dengan kemasan musik tradisional dan modern dalam musik bergenre hip-hop.

Salah satu single andalannya berjudul “Meusyeuhu” diambil dari bahasa Aceh, yang berarti ‘tersohor’ guna mengenang jasa para tokoh dan pahlawan Aceh.

Didalam karya “Meusyeuhu” ini, OrangHutan Squad mengangkat tokoh dan pahlawan yang ada di Aceh yakni Teuku Cut Ali, Shaikh Abdurrauf As-Singkili, Panglimo Rajo Lelo Syekh Burhanuddin Ulakkan, Malik Ibrahim, Aman Dimot, Tengku Banurullah, Tengku Di Ujung, Panglime Linting, Raja Mude Sedie, Raja Pucook Sulooh dan Sultan Iskandar Muda.

Lirik lagu “Meusyeuhu” ini terdapat 12 bahasa yang 11 di antaranya yaitu, Bahasa Aceh, Bahasa Singkil, Bahasa Kluet, Bahasa Aneuk Jamee, Bahasa Alas, Bahasa Gayo, Bahasa Simeulue Devayan, Bahasa Simeulue Sigulai, Bahasa Gayo Lues, Bahasa Tamiang Hulu, Bahasa Tamiang Hilir, dan Bahasa Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas torehan prestasi yang diraih grup musik OrangHutan Squad di blantika musik Tanah Air.

Menurut Almuniza, hal ini menandakan bahwa musisi Aceh mulai diperhitungkan di tingkat nasional.

“Selamat buat OrangHutan Squad yang akan tampil di puncak AKI 2022. Kita patut berikan apresiasi kepada anak muda yang bisa membawa nuansa budaya Aceh dalam lagu ciptaan mereka,” ucapnya. []

Girl in a jacket