“Makanya perlu bekal menulis agar konten atau narasi yang dibuat di medsos menjadi konten yang menarik dan mendidik. Serta terhindar dari delik undang-undang,” paparnya.
Pelatihan jurnalistik ini menghadirkan Penasihat PWI Aceh Besar, Iranda Novandi sebagai pemateri.
Pada paparan awal, peserta diberikan materi dasar terkait penulisan berita, yakni 5W+1 H. Puluhan peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sangat antusias.
Tak sedikit yang melontarkan pertanyaan seputar jurnalistik, dunia wartawan dan kepenulisan. Dalam pelatihan jurnalistik itu, juga diwarnai diskusi hangat dari para peserta. Dengan pertanyaan-pertanyaan kritis menyangkut UU Pers, etika jurnalistik.(Rels)







