Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Kadisbudpar Aceh: Mari Kita Galakkan Aksi Meuseuraya

139
×

Kadisbudpar Aceh: Mari Kita Galakkan Aksi Meuseuraya

Sebarkan artikel ini
IMG 20230203 WA0025

“Di sinilah tampak peradaban Islam berkembang luas di Aceh dan mencapai titik yang sangat tinggi. (Di antaranya) jika dilihat dari kaligrafi-kaligrafi yang ada di nisan-nisan, mungkin kalau negara-negara lain tahu bahwa kaligrafi sudah berkembang begitu luas di Aceh, maka negara-negara lain akan datang (ke Aceh) untuk melihat kaligrafi tersebut,” sebutnya.

Sementara itu, Kadisbudpar Aceh berharap aksi meuseuraya makam ini dapat berkembang lebih banyak dan menjadi kebiasaan masyarakat Aceh.

“Saya harap kegiatan bersih-bersih makam dan ziarah kubur ini menjadi kebiasaan kita selaku warga Aceh dan kaum muslimin. Membersihkan makam atau meuseuraya ini harus kita galakkan, kami tunggu teman-teman lainnya,” ucapnya.

Menurut Almuniza, kisah para ulama yang telah mengharumkan nama Aceh terdahulu perlu dirangkum dalam buku agar tidak hilang tergerus zaman.

“Mendengar cerita kejayaan atau kehebatan para ulama terdahulu, maka kita perlu menulis kisah-kisah ini dalam sebuah cerita buku dan semua ceritanya bukan fiksi, tapi nyata adanya. Saya nanti akan ajak Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh untuk berkolaborasi menyusun buku (kisah) seluruh ulama-ulama Aceh,” ungkapnya.

“Insyaallah, dalam waktu dekat saya akan mengumpulkan tim untuk menyusun buku yang menceritakan kisah beliau (Tgk Chik Empee Trieng). Kita juga akan terus menggali data informasi mengenai history ulama yang telah dimakamkan, seperti asal usul keluarga beliau dan kisah perjalanan beliau, mudah-mudahan dapat segera kita lakukan,” pungkasnya.

Girl in a jacket