Pihaknya, berkomitmen melaksanakan kegiatan tersebut. “Dan ini yang kedua kali kita laksanakan. Tahun lalu juga telah kita laksanakan,” tutur Teuku Adee.
Teuku Adee menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan atas dasar permintaan para pelatih.
Pihak JAFA sebagai penyelenggaran bekerjasama dengan Askot Banda Aceh, dan PSSI Provinsi Aceh, meneruskan surat itu ketingkat Federasi PSSI pusat.
Dikatakannya, JAFA mengajukan ke Askot PSSI untuk direkomendasi. Kemudian hasil rekomendasi tersebut diteruskan ketingkat PSSI Provinsi hingga Pusat.
“Kita mengajukan ke Askot, setelah Askot merekomendasi baru kemudian kita kirim ke PSSI Provinsi Aceh, selanjutnya diteruskan ke Federasi PSSI pusat di Jakarta, untuk selanjutnya kita selenggarakan kursus ini,” paparnya.
“Rencananya kegiatan ini akan dibuka langsung oleh ketua Askot PSSI Banda Aceh, Heri Julius,” tuturnya.
Sejauh ini, tambah Teuku Adee, baru 16 pelatih yang mendaftar. Jika nantinya, jumlah peserta yang mendaftar tidak mencapai target/kuota yang ditentukan, pihaknya akan tetap melaksanakan kegiatan tersebut, karena pihak JAFA sudah mempersiapkan fasilitas yang ada.
Teuku Adee, mengatakan sertifikasi bagi pelatih itu dipandu oleh Instruktur dari federasi PSSI Pusat, Iwan Setiawan.
“Beliau merupakan pelatih yang andal dan telah melanglang buana ditingkat nasional,”
Namun kata Teuku Adee, karena pasca covid-19, syarat- syarat yang ditentukan telah bertambah, yakni harus mengantongi surat dari tugas gugus covid-19.
“Alhamdulillah, semua persyaratan itu telah kita penuhi sesuai prosedur protokol kesehatan,” ujarnya.






