Hariadi menjelaskan, kualitas daging terjamin bagus, karena pihaknya sudah memeriksa dengan seksama, mulai dari surat kesehatan ternak, dan kondisi ternak baik sebelum maupun sesudah dipotong.
Meski pada pemotongan pertama terdeteksi fasciola hepatica/cacing hati pada ternak, namun dipastikan pemotongan selanjutnya daging yang dipotong terbebas dari cacing hati.
“Semua ternak tersebut, tentunya sudah Kami cek sebelum maupun sesudah disembelih, walaupun ada ditemukan cacing hati pada meugang pertama, tapi Alhamdulillah ternak lainnya dalam kondisi sehat. Meugang ke dua ini Kami juga tidak menemukan cacing hati pada sapi maupun kerbau, Insyaallah semuanya sudah aman,” ujarnya.
Dia menambahkan, terkait harga daging pada meugang pertama dan ke dua ini berkisar Rp 190 ribu-Rp 200 ribu per kilogramnya. Sementara jumlah pedagang, pada meugang pertama terdapat 29 orang, sedangkan meugang ke dua, jumlah pedagang hanya 26 orang. []







