Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Pj Gubernur Sebut Festival Rapai Aceh Sarana Pelestarian Budaya

60
×

Pj Gubernur Sebut Festival Rapai Aceh Sarana Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
IMG 20240720 WA0006 scaled

“Sebagai sebuah karya seni dari masyarakat yang sangat dekat dan lekat dengan nilai-nilai keIslaman, oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2014, Tari Rapai Geleng telah itetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda,” kata Bustami.

Gubernur menambahkan, sebagai bentuk upaya pemajuan kebudayaan menurut Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017, Festival Rapai Aceh Tahun 2024 ini bertujuan sebagai wahana membangun silaturahmi bagi para pelaku seni Rapai di Aceh.

Sebagai salah satu bentuk apresiasi karya seni bagi pelaku seni dan seniman untuk menampilkan karya seni terbaiknya,
Selain iti, sambung Pj Gubernur Bustami, festival ini juga bertujuan sebagai salah satu wadah bagi pelaku seni dan seniman, untuk mengapresiasikan bakat dan kemampuan seni dalam bentuk perlombaan, serta sebagai ruang untuk edukasi kesenian Aceh melalui tarian Rapai.

Sehingga kelak anak-anak muda Aceh dapat terus melestarikan kesenian rapai dan mempromosikannya ke tingkat nasional maupun internasional.

“Semua tujuan ini penting kita capai sebagai salah satu wadah untuk melestarikan kebudayaan Aceh.

Karena itu, Pemerintah Aceh berkomitmen akan terus menyelenggarakan event-event kebudayaan Aceh baik dalam bentuk kesenian tari maupun cabang kesenian lainnya,” kata Bustami.

Sosok nomor satu di Pemerintah Aceh itu meyakini, dengan banyaknya event kesenian di Aceh, maka kebudayaan Aceh akan terus lestari sesuai dengan tagline ‘Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata.’

Oleh karena itu, Gubernur mengimbau para peserta lomba yang akan berkompetisi pada event ini agar mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk bisa menampilkan pertunjukan yang menarik.

Girl in a jacket