Menurut Ismail, setelah selesai PON para wisatawan akan datang kembali lagi ke Aceh sehingga diharapkan pihak hotel dan homestay dapat berkolaborasi dalam menyambut PON. Mereka juga diharapkan saling berbagi informasi terkait cara peningkatan pelayanan maupun fasilitasnya untuk menyambut tamu-tamu PON.
“Dengan memberikan pelayanan yang maksimal dan memberikan kesan yang positif kepada wisatawan PON tentunya mereka akan datang kembali lagi ke Aceh sebagaimana tagline masyarakat Aceh ‘pemulia jame adat geutanyo’ yang artinya memuliakan tamu adalah adat atau kebiasaannya orang Aceh,” jelasnya.
Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Aceh Nurhadi berterimakasih kepada Disbudpar atas terselenggaranya sosialisasi sertifikasi kepariwisataan klasifikasi hotel bintang. Sebelumnya sudah ada 20 perhotelan yang mendaftar sertifikasi.
Menurutnya, pihak perhotelan akan terus berupaya dalam peningkatan pelayanan perhotelan dengan berkolaborasi bersama-sama.
“Mudah-mudahan apa yang nanti disampaikan bisa kami serap dan harapan besarnya perhotelan di Aceh juga akan bisa sertifikasi semua nya. InsyaAllah kami akan siap menyambut PON Ke-XXI di Aceh,” ujar Nurhadi.[]







