“Penamaan Hari Pengayoman dimaksudkan agar seluruh insan Pengayoman harus mengayomi serta melindungi seluruh warga Indonesia dalam bidang hukum dan HAM,” ujar Meurah.
Layaknya insan yang sedang berulang tahun, Meurah meminta jajaran untuk melakukan refleksi dan senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap, dengan refleksi ini, Kemenkumham dapat menjadi institusi yang besar, berprestasi dan membanggakan.
“Jadikan momentum Hari Ulang Tahun ini untuk intropeksi diri, melihat kembali perjalanan panjang dan perkembangan Kemenkumham untuk menetapkan tujuan di masa depan.
Selain itu, tetapkan resolusi untuk berperan aktif menyongsong dan mencapai misi Indonesia Emas, maju, adil dan makmur,” tutur Meurah.
Meurah menyebutkan, Hari Pengayoman ke-79 ini mengambil tema “Kementerian Hukum dan HAM Mengabdi Untuk Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”.
Ia melanjutkan, mengabdi merupakan salah satu kata sebagai refleksi ASN yang harus mengabdikan diri kepada negara.
Sementara itu Pj Ketua Dekranasda Aceh Besar Cut Rezky Handayani mengucapkan terimakasih kepada Kemenkumham Kanwil Aceh yang telah memberikan piagam penghargaan menfasilitasi kegiatan di bidang Kekayaan Intelektual kepada Dekranasda Aceh Besar.
“Terimakasih kami sampaikan kepada Kemenkumham Kanwil Aceh, semoga kerjasama ini terus terjalin,” pungkasnya.
Upacara Pengayoman tersebut juga turut dihadiri Kapolresta Banda Aceh, Pj Bupati Pidie, Pj Bupati Aceh Utara, Pj Bupati Bireuen, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh, serta para undangan lainnya.(**)







