Sementara itu gubernur Aceh, Nova Iriansyah, berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan
yang menjunjung tinggi nilai-nilai transparansi,
akuntabilitas, serta partisipasi aktif semua elemen
masyarakat Aceh, baik para ulama, para tokoh masyarakat,
unsur legislatif, partai politik, pemerintah kabupaten/kota,
dan para penegak hukum.
“Mari semua kita bahu-membahu menjaga kondusifitas
pembangunan untuk mencapai perdamaian berkelanjutan
di Aceh. Mengelola perbedaan politik sebagai wacana
demokrasi yang sehat, menyingkirkan kepentingan
kelompok demi pencapaian kemakmuran dan kesejahteraan
seluruh warga Aceh,” katanya.
Untuk itu harapnya, butuh dukungan dan partisipasi seluruh rakyat
Aceh, karena tanpa rakyat, para pemimpin bukanlah siapa-siapa. (dra/pri)






