Banda Aceh -Acehinspirasi.com – Provinsi Aceh merupakan provinsi yang kaya akan
sumber daya alam dan juga memiliki populasi yang signifikan
sekitar 5 (lima) juta jiwa.
Kedua sumber daya tersebut
modal penting bagi Provinsi Aceh untuk membangun dan
mensejahterakan masyarakat Aceh.
Namun
sumber daya potensial tersebut sulit untuk dikembangkan
tanpa terciptanya situasi politik dan keamanan yang stabil.
Demikian disampaikan Mendagri, Tito Carnavian, mewakili presiden RI Joko Widodo, pada pelantikan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Gedung Utama DPRA, Jl. Tgk Daud Beureueh, Banda Aceh, Kamis, (5/11/2020)
Menurutnya, situasi yang aman dan damai
menjadi modal penting bagi masyarakat Aceh.
Mendagri,
mengatakan stabilitas politik dan keamanan di Aceh perlu dirawat terus
menerus oleh masyarakat sehingga seluruh sumber
daya yang ada baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia dapat dikembangkan
secara optimal untuk menuju Aceh yang lebih makmur.
“Baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” ucapnya.
Ia mengatakan Pembangunan
Provinsi Aceh tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, namun memerlukan kekompakan antara pemerintah pusat
dan daerah serta segenap unsur yang ada di Aceh baik di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota sampai ke desa-desa.
Untuk itu perlunya kekompakan antara eksekutif, legislatif, yudikatif sesuai tugas fungsi masing-masing dan
unsur lainnya termasuk organisasi non pemerintah, tokoh- tokoh adat, ulama serta segenap lapisan masyarakat lainnya.
“Bangun komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak agar tercipta kehidupan politik dan keamanan yang baik
sehingga dapat membuat dan mengeksekusi program – program yang direncanakan demi kesejahteraan masyarakat Aceh.






