“Alhamdulillah, pada nomor Floret Beregu Putra, kita berhasil mencapai final dan berhasil menaklukkan Jabar untuk merebut medali emas. Selamat buat Tim Anggar Aceh, selamat untuk para pendukung dan selamat untuk masyarakat Aceh,” ucap Azwardi.
Jalannya Final Anggar Floret Beregu Putra
Zaidil Al Muqaddin, pertam kali maju ke arena dan berhasil membuat Aceh memimpin 5-2 atas Jabar. Selanjutnya, Erwan Tona menambah poin menjadi 10-8. Aceh sempat tertinggal 11-13 saat Rio Aditia tampil. Rio benar-benar membuat jantung pendukung tuan rumah berdegub kencang.

Perlahan tapi pasti dengan mendapatkan suntikan dukungan dari para lenonton, Rio berhasil berbalik keadaan dan kembali membuat Aceh unggul 14-13. Petaka bagi Rio, ia harus menjalani perawatan karena mengalami cedera di pergelangan kaki kirinya.
Pertandingan dilanjutnya oleh Zaidil Al Muqaddin melawan Chritian Vieri. Sempat tertinggal 15-17, Zaidil memperkecil ketertinggalan menjadi 16-17.
Selanjutnya, Yudi Anggara Putra bertanding melawan Adi Selamat. Aksi Yudi berhasil membuat Aceh berbalik unggul 25-21.
Selanjutnya, Erwin Tona kembali masuk menghadapi Ihsan Ariesda Solhi. Aksi ciamik Tona memainkan floret mambuat Aceh memimpin jauh 30-24.
Jabar sempat beberapa kali memperkecil jarak. Namun hingga pertandingan usai, Aceh memipin dengan 45-40
Lima Poin Akhir nan Menegangkan
Babak akhir menjadi begitu menegangkan. Erwan Tona kembali melawan Adi Selamat di 3 menit terakhir. Sorak sorai pendukung tuan rumah seperti tak sabar menanti medali emas. Erwan Tona masuk ke arena dengan skor 40-32.







