“Sementara untuk Cabor yang berkaitan dengan aero seperti paralayang dan beberapa lainnya, dayung itu tidak bisa dilaksabakan karena angin kencang dan hujan.
Nanti malam, sambung Safrizal, Bidang Venue dan Bidang Pertandingan akan melaporkan secara lengkap dan besok (Rabu, 18/9) Menteri Olahraga akan mengecek beberapa venue yang terimbas angin dan badai.
“Terhadap venue-venue yang terimbas angin, kami sudah perintahkan bidang terkait untuk segera memperbaiki agar pertandingan yang tertunda bisa segera dilanjutkan,” sambung Safrizal.
Gubernur menjelaskan, terkait Venue Cabor menembak, sejak awal memang diprediksi tidak selesai karena keterbatasan waktu.
“Kita telah memprediksi sejak awal, bahwa Venue menembak ini tidak selesai dibangun marena keterbatasan waktu. Namun kita modifikasi sedemikian rupa agar pertandingan bisa dilaksanakan. Jadi, bangunan indoor itu memang bangunan sementara yang dibuat agar pertandingan bisa terlaksana,” ungkap Safrizal.
“Namun ternyata, talang air sementara itu tak mampu menampung debit air yang sedemikian besar, sehingga penyangganya patah dan air tercurah ke lantai. Saat ini tim venue serta kontraktor sedang memperbaiki. Mudah-mudahan tidak terlalu lama bisa diselesaikan.
Sementara itu, sambung Safrizal, terkait air genangan, saat ini sedang dikerjakan dengan membuat saluran baru ke arah yang lebih rendah, karena memang pengerjaan drainase juga belum selesai.
“Karena itu, saat ini sedang dibuat drainase sementara untuk mengurangi air genangan di area parkir dan venue menembak,” pungkas Gubernur. []







