Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting lainnya, seperti Ketua DWP Aceh, Dra. Sukmawati, Bunda Literasi Aceh Besar Cut Rezky Handayani, Bunda Literasi Aceh Barat, Nurmaziah, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Usfah Herlinda.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh untuk meningkatkan literasi sejak dini di Provinsi Aceh.
Selain Bunda Nana, acara Story Telling ini juga dipandu oleh Bunda Dyah yang membawa boneka bernama Bang Al untuk menemani dan menghidupkan suasana. Kehadiran Bang Sangke, pendongeng cilik yang juga tampil di acara tersebut, semakin membuat suasana riuh dan ceria.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edi Yandra, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Bunda Literasi dalam kegiatan ini.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena minat baca anak-anak perlu kita tanamkan sejak dini agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berwawasan luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh berharap agar semangat membaca dapat terus disemai di hati para anak-anak, membentuk generasi yang tidak hanya pintar secara akademis tetapi juga memiliki sikap jujur, tekun, dan penuh rasa syukur. []







