Asisten 1 Sekda Aceh Besar Farhan AP yang ikut mendampingi Pj Bupati Iswanto saat zoon meeting itu, secara terpisah mengatakan, secara umum penilaian itu didasarkan atas 116 indikator dengan variabel utama di bidang pemerintahan dan pelayanan masyarakat, kesehatan hingga pendidikan. Juga termasuk dengan evaluasi terkait penanganan stunting, ketahanan pangan hingga pengendalian inflasi.
“Dari akumulasi semua variabel itu, Pak Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, ditetapkan sebagai lima yang terbaik secara nasional.
Satu hal yang benar benar membanggakan kita semua, karena ini prestasi level nasional dari Kemendagri dan diumumkan langsung oleh Mendagri,” tutur Parhan.
Berikut urutan lima besar Penjabat Bupati se Indonesia dengan kinerja terbaik, 1, Kabupaten Jombang, 2. Kabupetan Bondowoso, 3. Kabupaten Banyuasin, 4. Kabupaten Batang dan 5. Kabupaten Aceh Besar.
Dikatakan, sebelumnya, Aceh Besar pernah meraih akumulasi angka kinerja triwulan sebanyak 82,3. Namun kala itu belum diumumkan peringkat kinerja secara nasional.
Zoom Meeting itu sendiri sebenarnya menyangkut evaluasi pelaksanaan Pilkada Serentak secara nasional.
Secara umum Mendagri Tito mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran kepala daerah di Indonesia, yaitu Gubernur/Bupati/Walikota, atas terlaksananya Pilkada Serentak secara baik, aman, damai dan jurdil.
Mendagri kembali menginstruksikan jajarannya di tataran pemimpin penyeleggara pemerintahan untuk tetap bersikap netral atau mengedepankan netralitas.
Selain itu, juga diingatkan agar para Penjabat Gubernur/Bupati/Walikota se Indonesia untuk terus bertugas seperti biasa, hingga dilantiknya para kepala daerah defenitif hasil Pilkada Serentak pada Februari mendatang. ***






