Pengunjung yang ingin memanfaatkan kesempatan ini diimbau untuk datang sesuai jadwal operasional dan tetap mematuhi tata tertib selama berada di area museum. Tiket masuk dapat dibeli langsung di lokasi, dan pihak museum juga menyediakan informasi melalui akun media sosial untuk memudahkan wisatawan.
“Semoga dengan perpanjangan jam operasional ini, semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan liburan akhir tahun untuk mengenal sejarah lebih dalam dan mengambil inspirasi dari semangat bangkitnya masyarakat Aceh pasca-tsunami. Kebijakan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata Aceh secara keseluruhan,” pungkasnya. []







