“Tahun 2024 telah kita lewati dengan berbagai dinamika dan tantangan, mulai dari pengamanan Pemilu 2024, PON XXI Aceh-Sumut, Pilkada Serentak, hingga berbagai operasi kepolisian yang melibatkan seluruh jajaran. Semua itu dapat kita lalui dengan baik berkat kerja keras, disiplin, dan sinergi seluruh personel,” tutur Kapolda Aceh.
Namun, ia meminta personel tidak terlena. Tahun 2025 tentunya akan menghadirkan tantangan baru yang harus diantisipasi bersama. Situasi kamtibmas yang dinamis, perkembangan teknologi yang semakin kompleks, serta harapan masyarakat yang terus meningkat terhadap polri menjadi tantangan yang harus dijawab dengan inovasi, kolaborasi, dan kerja keras.
Orang nomor satu di Polda Aceh itu juga menekankan agar personel, khususnya yang naik pangkat untuk selalu junjung tinggi profesionalisme dan etika polri, tribrata dan catur prasetya dalam menjalankan tugas, serta menjadi pelayan masyarakat yang senantiasa siap membantu, melindungi, dan mengayomi.
Kata Kapolda Aceh, keberhasilan polri juga tidak diukur dari pangkat yang tinggi, tetapi dari kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Oleh karena itu, personel diminta menjaga moral dan integritas dalam setiap tindakan, serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat mencoreng nama baik institusi polri
“Selamat kepada personel, baik yang di polda maupun polres jajaran yang memperoleh kenaikan pangkat. Ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga sebuah tanggung jawab baru. Mari kita bekerja sama, sama-sama bekerja untuk membangun polri yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih dipercaya masyarakat,” demikian, tutup Achmad Kartiko. ***







