“Masjid Raya Baiturrahman bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga heritage (warisan budaya) dan tujuan wisata religi. Banyak orang datang ke sini untuk melihat dan mempelajari sejarah, sekaligus menikmati keindahannya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita terus merawatnya agar tetap menjadi daya tarik utama di Aceh,” ujar Safrizal.
Sebagai langkah lanjutan, Pj Gubernur juga menargetkan perbaikan fasilitas lainnya di kawasan masjid, termasuk rehabilitasi toilet.
Dengan selesainya rehabilitasi tahap pertama ini, Masjid Raya Baiturrahman semakin siap menyambut jamaah dan wisatawan dengan fasilitas yang lebih baik, sekaligus mempertahankan statusnya sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Aceh. []







