Pj. Ketua TP PKK Aceh, Hj. Safriati, menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi stunting, termasuk dengan memberdayakan kader PKK di seluruh daerah.
“Jika pemerintah ingin memanfaatkan kader PKK untuk membantu mengentaskan stunting, kami siap untuk bersinergi. Keberhasilan program ini akan membawa dampak positif bagi generasi penerus di Aceh dan sekaligus mencerminkan peningkatan kesadaran gizi di masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Indonesia, serta Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan semakin mempercepat penurunan angka stunting di Aceh.
Sementara itu, Pj. Bupati Pidie Jaya, T. Ahmad Dadek, dalam sambutannya mengapresiasi kunjungan Pj. Gubernur Aceh dan rombongan ke daerahnya. Ia berterima kasih atas dukungan yang diberikan dalam upaya penanggulangan stunting.
“Alhamdulillah, ada penurunan angka stunting di Pidie Jaya. Dari sebelumnya 38 persen, kini telah turun menjadi 29 persen. Ini merupakan hasil dari upaya bersama yang melibatkan berbagai pihak,” kata Dadek.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pj. Gubernur Aceh di Kabupaten Pidie Jaya. Turut mendampingi dalam rombongan antara lain Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh, Muhammad Diwarsyah, sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta beberapa Pj. Bupati dari kabupaten lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan upaya pengentasan stunting di Aceh dapat semakin masif dan berkelanjutan, sehingga generasi mendatang tumbuh lebih sehat, cerdas, dan berkualitas. []







