Namun, lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah dan tetap menjalankan upaya-upaya pencegahan, agar PMK tidak kembali menggejala di Bumi Serambi Mekah.
“Jangan lengah, jajaran Disnak dan instansi terkait lainnya di seluruh Aceh harus tetap waspada. Terus sosialisasikan berbagai upaya pencegahan PMK dan penyakit-penyakit hewani lainnya. Dan, penyuntikan vaksin tentu tetap harus terus dilakukan,” imbau Safrizal.
Mantan Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung itu optimis, dengan kerja bersama status zero case PMK bisa terus bertahan. Untuk itu, Safrizal mengingatkan semua pihak untuk selalu waspada serta tetap melakukan biosecurity dan pengetatan lalu lintas ternak.
“Sekali lagi, apresiasi dan terima kasih kepada Kadis Peternakan Aceh, kadis peternakan di kabupaten dan kota, para insan veteriner di seluruh Aceh, atas dedikasinya pada ‘operasi’ zero PMK ini.
Apresiasi juga kami sampaikan kepada para peternak atas kesadaran dan kesukarelaannya memvaksin ternak-ternaknya. Kesadaran ini tentu membuat ‘operasi’ ini sukses kita laksanakan, terima kasih,” pungkas Safrizal. []







