Ustadz Masrul juga menekankan pentingnya menjaga syariat Islam dalam membangun peradaban.
“Jika kita taat pada syariat, maka kita akan maju. Masyarakat Aceh harus selalu menjaga martabat dan harga diri, serta berperan aktif dalam membangun keluarga yang mendukung syariat Islam,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Pidie turut mengucapkan terima kasih atas dipilihnya daerah tersebut sebagai salah satu tujuan Safari Ramadan pemerintah Aceh.
Mereka berharap acara ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Pidie.
Masjid Raya Pidie Labui, yang menjadi tempat pelaksanaan Safari Ramadan malam ini, juga memiliki sejarah yang erat dengan Sultan Iskandar Muda, yang membangun masjid tersebut pada masa pemerintahan beliau. Masjid ini kini menjadi simbol sejarah dan budaya Islam yang kuat di Kabupaten Pidie.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah Aceh, termasuk Asisten I Sekda Aceh, Kepala Dinas Kominsa, Direktur dan Wakil Direktur RSUDZA, Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh, dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, serta masyarakat setempat yang sangat antusias menyambut kedatangan Wakil Gubernur Aceh. []







